Breaking News

Rabu, 07 Februari 2018

MAKANAN SEHAT DAN KANDUNGAN ZAT GIZI

Kita harus makan agar sehat dan kuat. Bayangkan saja, jika kurang makan, tentu tubuh akan kurus dan lemas. Makanan bisa berfungsi seperti itu jika makanan itu tidak sekadar makanan. Makanan harus mengandung zat-zat tertentu yang disebut gizi. Gizi adalah sekelompok zat yang dibutuhkan tubuh.

Zat gizi di dalam makanan dikelompokkan dalam Enam bagian, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Tiap-tiap zat gizi mempunyai manfaat tertentu bagi tubuh. Tubuh membutuhkan seluruh zat gizi ini dengan takaran tertentu. Tidak berlebihan dan kekurangan, tetapi harus pas. Jika kelebihan atau kekurangan justru tidak baik bagi kesehatan.

  • Karbohidrat 
Karbohidrat merupakan sumber tenaga utama. Karbohidrat dapat berupa zat pati dan zat gula. Karbohidrat yang terdapat pada serealia (biji bijian) dan umbi-umbian biasa disebut zat pati. Karbohidrat yang berupa gula pasir, sirup, madu, dan gula disebut zat gula. Setiap 1 gram karbohidrat dapat menghasilkan sekitar 9 kalori energi. Bahan makanan yang mengandung karbohidrat antara lain, beras, sagu, jagung, singkong, kentang, dan gandum. 

Kegunaan karbohidrat bagi tubuh antara lain:
  1. sumber energi,
  2. menyediakan bahan pembentuk protein dan lemak, dan
  3. menjaga keseimbangan asam dan basa tubuh. 
  • Protein 
Makanan yang mengandung protein dapat berasal dari hewan maupun tumbuhan. Protein dari hewan disebut protein hewani, sedangkan dari tumbuhan disebut protein nabati. Protein mengandung zat yang sangat dibutuhkan tubuh yaitu asam amino. 
Kegunaan protein bagi tubuh:
  1. membangun dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak,
  2. untuk menghasilkan energi atau tenaga, dan
  3. membentuk hormon dan enzim dalam tubuh. 
Sumber protein cukup banyak. Sumber protein hewani misalnya telur, daging, susu, dan keju. Makanan ini merupakan sumber utama protein karena mengandung 10 asam amino utama. Adapun protein nabati dapat diperoleh dari biji-bijian, kacang-kacangan, gandum, dan sayuran.
  • Lemak 
Lemak merupakan bahan makanan yang mengandung energi tinggi. Lemak menghasilkan energi lebih banyak dibandingkan karbohidrat atau protein. Di dalam tubuh, lemak diolah menjadi gliserol dan asam lemak terlebih dahulu. Kemudian, kedua hasil tersebut diserap oleh tubuh. Kegunaan lemak bagi tubuh:
  1. sumber energi atau tenaga,
  2. merupakan bahan makanan cadangan, 
  3. melarutkan vitamin A, D, E, dan K,
  4. melindungi organ-organ penting seperti mata, ginjal, dan jantung, serta 
  5. melindungi tubuh dari suhu rendah atau kedinginan. 
  • Vitamin 
Vitamin dibutuhkan tubuh meskipun dalam jumlah kecil. Tubuh manusia tidak dapat membuat vitamin sendiri. Oleh karena itu, membutuhkan vitamin yang berasal dari luar tubuh. Vitamin dapat dibagi menjadi dua. Pertama, vitamin yang larut dalam air, misalnya vitamin B dan C. Kedua, vitamin yang larut dalam lemak, yaitu A, D, E, dan K. Sumber vitamin di antaranya:
  1. Vitamin B misalnya kacang, telur, biji-bijian, dan hati. 
  2. Vitamin C misalnya jeruk, tomat, kubis, dan buah-buahan.
  3. Vitamin A misalnya wortel, hati, dan minyak ikan. 
  4. Vitamin D misalnya minyak ikan, dan telur.
  5. Vitamin E misalnya sayur-sayuran hijau, dan minyak.
  6. Vitamin K misalnya daun hijau, sayur-sayuran, keju, dan kuning telur. 
  • Mineral 
Tubuh membutuhkan mineral meskipun dalam jumlah kecil. Mineral yang dibutuhkan tubuh secara umum dapat dibagi menjadi dua, yaitu mineral makro dan mineral mikro. Contoh mineral makro yang dibutuhkan tubuh antara lain, kalsium, fosfor, belerang, kalium, natrium, khlor, dan magnesium. Contoh mineral mikro yang dibutuhkan tubuh antara lain, besi, flour, seng, dan silikon. 

Bahan yang mengandung mineral di antaranya, keju, kerang-kerangan, garam, dan kacang-kacangan. Di antara mineral mikro tersebut, zat besi yang paling banyak dibutuhkan tubuh manusia. 
  • Air 
Air sangat dibutuhkan tubuh. Bahkan sekitar 70% tubuh orang dewasa terdiri atas air. Oleh karena itu, usahakan untuk minum air 2-2,5 liter per hari untuk orang dewasa. Fungsi air bagi tubuh: 
  1. Menjaga kelembapan organ di dalam tubuh dan kulit. Apabila organ di dalam tubuh kekurangan air akan mengempis. 
  2. Menjaga agar darah dan getah bening dalam tubuh mempunyai volume dan kekentalan yang cukup. Apabila kekurangan cairan, darah dan getah bening tidak bisa mengalir lancar. 
  3. Mengatur suhu tubuh. Apabila kekurangan air suhu tubuh akan menjadi panas. Namun, apabila air dalam tubuh cukup, suhu pun akan normal. 
  4. Membuang racun atau toksin yang ada di dalam tubuh. Air membersihkan racun lewat keringat, air seni, dan pernapasan.
  5. Mengatur struktur dan fungsi kulit. Apabila tubuh kekurangan cairan, kulit menjadi kasar, berkerut, dan tidak segar alias cepat tua. Hal itu terjadi karena cairan yang ada dalam kulit hilang.
Sumber : Pola Hidup Sehat dalam Keluarga ( Iswanto : 4-6 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Uangmaya.com