Breaking News

Selasa, 13 Maret 2018

Membelahnya Jaringan Dewasa Tumbuhan

Ya, selamat datang kepada artikel kedua saya. Pada artikel kedua saya mengusung tema " apakah jaringan dewasa flora masih dapat membelah lagi?". Sebelum membahas hal ini saya akan menjelaskan mengenai jaringan dewasa dan jaringan meristem kepada flora.

Jaringan Dewasa

Jaringan dewasa terbentuk dari sel sel meristem yang mengalami diferensiasi sebagai akibatnya, sel-sel kepada jaringan dewasa telah memiliki fungsi khusus dan telah spesifik fungsi nya. Pada jaringan dewasa sel -- sel berukuran lebih akbar, terkdang sel -- sel nya meninggal, dan masih ada ruang antar sel  Jaringan dewasa pembelahannya terhenti sementara, jaringan dewasa ini pula bersifat totipotensi. Jaringan dewasa dibagi menjadi 5 jaringan menurut kegunaannya


Jaringan epidermis
Jaringan epidermis adalah jaringan terluar kepada organ-organ flora mirip akar, btg, daun, bunga, buah, dan biji. Fungsi dari jaringan ini adalah untuk melindungi organ flora dibawahnya dan sebagai epilog bagian atas flora
Jaringan parenkim
Jaringan parenkim adalah jaringan dasar yang dapat ditemukan kepada hampir seluruh organ flora. Jaringan parenkim terbentuk dari sel -- sel hayati dan memiliki struktur morfologi dan fisiologi yang berbeda namun secara garis akbar jaringan parenkim memiliki sifat yang sama
Jaringan penyokong
Jaringan yang berfungsi supaya flora dapat berdiri beserta kokoh memiliki sel -- sel yang bertenaga tebal dan telah mengalami speisalisasi untuk melakukan fungsi tertentu. Jaringan penyokong dibagi menjadi 2 yaitu jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim. Jaringan kolenkim berfungsi sebagai penguat terutama kepada organ-organ flora yang masih mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Jaringan sklerenkim pula merupakan penguat hanya saja jaringan sklerenkim ditemukan kepada organ -- organ flora yang telah tidak bertumbuh lagi.
Jaringan pengangkut
Jaringan pengangkut berfungsi sebagai jaringan yang bertugas untuk mengangkut zat-zat yang dibutuhkan sang flora. Jaringan ini pula acapkali diklaim sebagai jaringan vaskuler. Pada jaringan ini masih ada 2 jaringan lagi yaitu jaringan xylem dan jaringan floem
Jaringan gabus
Jaringan gabus adalah jaringan yang berfungsi untuk melindungi jaringan lain supaya tidak kehilangan poly air. Maka dari itu, jaringan gabus bersifat kedap air.

Jaringan meristem

Jaringan meristem tersusun dari sel -- sel yang bersifat embrional, embrional berarti masih aktif membelah dan terus menerus menambah jumlah sel flora. Sel -- sel kepada jaringan meristem berukuran mini dan berbentuk isodiametris seragam, memiliki dinding sel tipis, tidak ada ruang antar sel, plastida sel belum matang, tidak mengandung zat kuliner, berukuran vakuolanya mini, dan lain- lain.  Sel -- sel yang masih ada kepada jaringan meristem merupakan sel -- sel yang belum terdiferensiasi dan terspesialisasi . menurut dari terbentuknya meristem dibagi menjadi 3 yaitu :

Meristem utama
Meristem utama merupakan meristem-meristem yang terdiri atas sel-sel yang berasal dari sel-sel embrionik dan sel-sel tersebut selalu aktif melakukan pembelahan sebagai akibatnya mengakibatkan pertumbuhan memanjang bertambah tinggi.
Meristem sekunder
Meristem sekunder adalah meristem yang berasal dari jaringan dewasa yang bermetamorfosis embrional balik  dan menyebabkan flora bertumbuh ke samping (mengembang)
Promeristem
Jaringan promeristem adalah jaringan meristem yang telah ada semenjak flora masih berada dalam fase embrio.

Fungsi jaringan penyokong adalah sebagai berikut :

Sebagai penyokong pertumbuhan flora flora kepada batangd an memanjang kepada bagian akar
Sebagai penyokong pembesaran diameter btg flora
Sebagai penyokong pertumbuhan organ perantara kepada flora

Ya, setelah membaca teori singkat yang saya berikan kepada atas kini saya sebagai penluis artikel ini akan menjawab pertanyaan yang menjadi tema saya kepada artikel saya kali ini, yaitu "apakah jaringan dewasa telah tidak dapat membelah diri lagi ? ". 

Ya kepada teori saya diatas sengaja saya tidak mebahas apakah karakteristik -- karakteristik dari jaringan dewasa masih dapat membelah diri lagi, tetapi setelah membaca dari berbagai macam asal berupa literasi dan website kepada internet saya dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya jaringan bukannya telah tidak dapat membelah lagi melainkan telah berhenti melakukan diferensiasi. Pada sel -- sel yang masih ada kepada jaringan dewasa mereka seluruh bersfiat 'totipotensi'. 

Apa sih toitpotensi itu? Ya, totipotensi adalah sifat atau potensi yang masih ada kepada setiap sel penyusun jaringan dewasa untuk melakukan pembelahan dan menghasilkan individu baru. Teori totipotensi ini pertama kali dikemukakan tahun 1898 sang G.Heberlandt yang merupakan ahli fisiologi dari Jerman. Tetapi, kepada ketika itu masi poly ilmuwan yang mempertanyakan kebenaran dari teori ini dan akhirnya diadakan percobaan kepada tahun 1969 sang F.C. Steward beserta cara mengambil satu sel dari empulur wortel lalu F.C. Steward dapat menumbuhkannya menjadi 1 individu wortel.

Setelah ditemukannya teori ini dan dibuktikan kebenarannya, poly orang berpikir bagaimana cara memanfaatkan sifat totipotensi yang dimiliki sang jaringan dewasa flora lalu, dengan prinsip yang sama beserta F.C. Steward yaitu beserta diisolasi dan dikultur sel flora dapat bertumbuh menjadi individu baru beserta memanipulasi kondisi lingkungan dan nutrisi sekitarnya. 

Orang yang pertama kali berhasil melakukan kultur jaringan kepada flora adalah white kepada tahun 1934 beserta mengkultur akar tumbuhan tomat. Lalu apa untung dari kultur jaringan itu sendiri?  Pada jaman kini Karena teknologi telah maju kultur jaringan memiliki manfaat untuk memperbanyak bibit tumbuhan unggul yang memiliki sifat yang sama secara morfologi dan fisiologi mirip induknya dan dapat diproduksi secara massal atau dalam skala akbar, waktu pertumbuhan nisbi singkat dan tidak bergantung kepada kondisi iklim tetapi bergantung kepada media yang dipergunakan untuk pertumbuhan yaitu media padat (nutrisi dicampurkan beserta supaya sebagai akibatnya padat) dan media cair (nutrisi dilarutkan dalam air dan dapat dipergunakan sesuai kebutuhan). Kultur jaringan pula dapat dipergunakan untuk membudidayakan tumbuhan yang terancam punah sebagai akibatnya tidak akan punah.

Contoh lain yang mendukung jika jaringan dewasa masih dapat membelah adalah kepada ketika flora terluka maka jaringan parenkim akan memperbanyak dirinya beserta cara membelah diri untuk memperbaiki jaringan flora yang rusak. Jaringan dewas lain yang masi dapat membelah adalaah jaringan kambium atau jaringan gabus,  apa buktinya? Saat flora bertumbuh semakin akbar dan semakin tinggi maka, sel -- sel kambium akan membelah diri untuk menutupi bagian luar flora sebesar yang dibutuhkan untuk menyesuaikan beserta berukuran pertumbuhan flora.

Tetapi tidak seluruh jenis jaringan dewasa dapat melakukan pembelahan mirip jaringan parenkim. Contoh jaringan dewasa yang tidak dapat melakukan pembelahan adalah jaringan vasakuler atau jaringan pengangkut yang terdiri dari jaringan xylem dan jaringan floem. Pada jaringan xylem terdiri dari sel -- sel meninggal sebagai akibatnya tidak mungkin untuk melakukan pembelahan dan kepada jaringan Floem tersusun dari sel -- sel hayati dan sel -- sel meninggal tetapi jaringan floem tidak dapat balik  membelah. 

Alasan kenapa sel sel meninggal jaringan xylem tidak dapat membelah adalah Karena kepada sel meninggal tidak ditemukan daerah penyimpanan energi sedangkan untuk melakukan pembelahan sel memerlukan energi untuk membelah diri dan energi kepada sel disimpan kepada vakuola dan yang mengatur aktivitas pembelahan sel adalah inti sel dan tentu saja inti sel tidak ditemukan kepada sel meninggal. 

Pada jaringan floem yang mengandung sel hayati kenapa tidak melakukan pembelahan ? sebenar nya sel hayati kepada jaringan floem dapat saja melakukan pembelahan diri namun kita wajib melihat dari fungsi utama jaringan vaskuler yaitu sebagai transportasi atau perpindahan, dan kepada jaringan floem untuk mengedarkan amilum dari daun ke seluruh tubuh flora, jaringan floem menerapkan 2 system transportasi yaitu transportasi aktif dan transportasi pasif (osmosis) lantaran itulah energi yang dimiliki sang sel hayati kepada jaringan floem dipergunakan untuk melakukan transportasi aktif yang membutuhkan energi untuk melakukan perpindahan atau transportasi amilum dari daun ke seluruh tubuh

Contoh lain dari jaringan dewasa yang tidak dapat melakukan pembelahan lagi adalah jaringan epidermis kenapa demikian?  Karena kepada jaringan epidermis tidak masih ada ruang antar sel sebagai akibatnya tidak memungkinkan melakukan pembelahan Karena untuk dapat melakukan pembelahan sel pula dibutuhkan ruang yang mencukupi bagi individu baru untuk berkembang dan bertumbuh. 

Contoh lain untuk jaringan yang terdiri atau tersusun dari sel -- sel meninggal dan sel -- sel hayati yaitu jaringan penyokong yang terdiri dari kolenkim dan sklerenkim kepada sklerenkim tersusun dari sel -- sel meninggal sebagai akibatnya tidak memungkinkan untuk melakukan pembelahan mirip jaringan xylem yang pula tersusun dari sel -- sel meninggal, sedangkan kepada jaringan kolenkim terdiri dari sel -- sel hayati namun, kenapa tidak melakukan pembelahan ? Karena kita melihatnya menurut fungsi nya yaitu sebagai penguat atau penegak kepada flora dan untuk melakukan tugas nya jaringan ini tidak memerlukan untuk melakukan pembelahan.

Sesudah membagikan opini, kini saya sebagai penulis akan membagikan kesimpulan dari opini saya diatas. Jadi kesimpulan untuk opini saya mengenai "apakah jaringan dewasa telah tidak dapat membelah diri lagi ? "  adalah sebenarnya, beberapa jenis jaringan dari jaringan dewasa masih dapat melakukan pembelahan mirip jaringan meristem. hal ini dapat terjadi Karena ada jaringan dewasa yang memiliki sel -- sel hayati yang memiliki energi untuk melakukan pembelahan sedangkan kepada jaringan dewasa yang tidak memiliki sel hayati atau tersusun dari sel -- sel meninggal tidak memiliki energi untuk dapat melakukan aktivitas pembelahan mirip sel hayati kepada biasanya. 

Jadi kepada dasarnya adalah masih ada beberapa jaringan kepada jaringan dewasa yang tidak memiliki kemampuan atau sifat yang dapat balik  ke meristematik hal ini dapat ditimbulkan Karena beberapa faktor yaitu jaringan terdiri dari sel -- sel meninggal saja, tidak memiliki energi untuk melakukan proses pembelahan, dan dapat saja tidak masih ada ruang yang cukup bagi individu baru untuk berkembang dan tumbuh. Sedangkan kepada jaringan dewasa yang lain beberapa memiliki sifat dapat balik  menjadi meristematik. Karena kepada jaringan tersebut ada beberapa kondisi yang telah terpenuhi untuk melakukan proses pembelahan sel yaitu memiliki energi yang cukup dan masih ada ruang dan berukuran sel yang memadai. 

Dan faktor lain yang pula sangat memengaruhi adalah sel tersebut hayati sebagai akibatnya ketika flora memerlukan sel tersebut mendapat rangsangan untuk melakukan proses pembelahan entah Karena flora mengalami kerusakan Karena faktor luar atau pun Karena dampak dari proses pertumbuhan flora sebagai akibatnya, memicu jaringan tertentu untuk melakukan proses pembelahan untuk memenuhi  kebutuhan.

Terima kasih atas perhatian dan waktunya telah membaca artikel kedua dari saya. saya mohon maaf bila saya melakukan kesalahan dalam artikel ini yang mungkin menyinggung para pembaca. Mohon kritik, saran, dan komentar dari para pembaca sekalian. Tunggu saya kepada artikel yang berikutnya. Terima kasih.

Sumber :

Febriani, W., Suwono, H., Si, M., & Sunarmi, M. P. 2013. Kegiatan Belajar 4 Jaringan Daun dan Sifat Totipotensi Tumbuhan

https://id.wikipedia.org/wiki/Kultur_jaringan

Syamsuri, Istamar.2007. Biologi Untuk SMA Kelas XI Semester I.Jakarta : Penerbit Erlangga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Uangmaya.com