Breaking News

Rabu, 28 Maret 2018

Tumbuhan Gandarusa Obat KB Pria yg Akan Berstatus Fitofarmaka

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang akbar & perkembangan jumlah yang semakin meningkat, maka perlu dicarikan solusi untuk mengatasinya. Program keluarga berencana (KB) merupakan keliru satu solusi yang efektif untuk mengatasi pertarungan tersebut. Menurut data yang dicantumkan BKKBN pada tahun 2005, dari 27.318.734 peserta KB, 98,3% partisipan didominasi sang kaum perempuan.

Dalam aspek reproduksi, perempuan telah banyak menanggung beban dalam kehidupannya. Mulai dari daur setiap bulan (menstruasi), melahirkan, & pemakaian kontrasepsi. Oleh karena itu maka perlu dicarikan solusi untuk mengurangi beban reproduksi pada perempuan tersebut.


Salah satu antara lain artinya keterlibatan laki-laki dalam program keluarga berencana. Sampai ketika ini hanya terdapat 2 metode kontrasepsi untuk laki-laki yaitu kondom & vasektomi. Untuk meningkatkan ketertarikan laki-laki agar terlibat dalam program KB tersebut perlu didesain sebuah obat yang bisa digunakan secara efektif & mudah, karena metode kondom & vasektomi dinilai nisbi nir nyaman apabila digunakan. Sediaan obat berkaitan dengan mulut (penggunaan lewat mulut) dinilai lebih mudah & nyaman untuk digunakan.

Terkait menggunakan alasan pada atas, obat tradisional perlu dikedepankan sebagai alternatifnya. Menurut Prof. Bambang Prajogo Apt., telah ditemukan tumbuhan yang bisa berfungsi sebagai obat kontrasepsi secara berkaitan dengan mulut. Gandarusa (Justicia gendarussa Burm. f.), merupakan tumbuhan orisinil Indonesia yang bisa digunakan sebagai kontrasepsi itu.

Berdasarkan etnomedisin, tumbuhan Gandarusa bekhasiat sebagai kontrasepsi laki-laki pada rakyat Papua & dilaporkan bahwa ekstrak daun J. gendarussa Burm f. memperlihatkan imbas antifertilitas (mengganggu fertilitas/pembuahan sel telur) menggunakan aksi pencegahan penetrasi spermatozoa menggunakan prosedur penghambatan enzim hyaluronidase yang telah terbukti dari uji preklinik secara in vitro. Selanjutanya Prof.  Bambang Prajogo Apt. pula telah melakukan uji klinik terhadap manusia hingga uji klinik fase II & telah mengisolasi komponen atau senyawa aktif mayor pada Gandarusa yang bertanggung jawab sebagai antifertilitas yaitu Gendarusin A.

[caption id="attachment_392418" align="aligncenter" width="300" caption="Gandarusa (J. gendarussa Burm. f.), tumbuhan orisinil Indonesia sebagi obat KB laki-laki. (Sumber gambar: bumiherbal.com)."][/caption]

Selain untuk mengetahui komponen aktif yang bertanggung jawab sebagai antifertilitas, Gendarusin A digunakan sebagai komponen standarisasi. Dalam artian setiap bahan baku yang digunakan haruslah mengandung komponen Gendarusin A menggunakan jumlah yang dipersyaratkan sebagai obat antifertilitas.

Menurut Prof. Bambang Apt. yang merupakan pengajar akbar fakultas Farmasi Unair, tumbuhan gandarusa ini menarik karena mekanismenya secara enzimatis bukanlah hormonal & nir mensugesti fisiologi sperma. Mekanisme hormonal perlu dihindari karena efeknya yang sulit terprediksi terhadap kesehatan. Selain itu tumbuhan Gandarusa ini pula bersifat reversibel yaitu imbas bisa berhenti ketika obat tersebut distop penggunaannya.

Sementara ini produk obat tradisional tersebut masih belum bisa dipasarkan secara masal. Sampai ketika ini produk tersebut sedang dikembangkan pada industri yang rencananya akan menggandeng keliru satu perusahaan obat BUMN Indonesia.

Di Indonesia obat tradisional bisa dibagi menjadi 3 dari klaim khasiat & standarisasi bahan bakunya. Pertama artinya Jamu menggunakan klaim khasiat sebatas empiris & bahan baku belum terstandar. Kedua dikenal sebagai menggunakan Obat Herbal Terstandar (OHT) yang telah diujikan pada binatang secara in vivo atau uji pra klinik & bahan baku simplisia telah terstandarisasi. Yang terakhir artinya Fitofarmaka, obat tradisional ini telah melewati uji klinik terhadap manusia & bahan baku telah terstandarisasi.

Dengan ditemukannya Gandarusa sebagai Fitofarmaka baru diperlukan bisa mengangkat pengobatan tradisional pada Indonesia. Selain itu status tumbuhan obat Indonesia bisa terangkat pada mata global.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Uangmaya.com