Breaking News

Senin, 30 April 2018

KLASIFIKASI BUNGA GELOMBANG CINTA ( Anthurium )


klasifikasi gelombang cinta anthurium :
  1. Kingdom : Plantae
  2. Divisi : Magnoliophyta
  3. Kelas : Liliopsida
  4. Ordo : Alismatales
  5. Famili : Araceae
  6. Genus : Anthurium
  7. Spesies : Anthurium Plowmanii
Bunga Gelombang Cinta ini pada beberapa tahun silam sangatlah diburu oleh para kolektor tanaman hias maupun para broker. Karena bunga gelombang cinta ini memiliki keindahan yang sangatlah berbeda dari tanaman hias lain. Disebut bunga gelombang cinta tetapi sejatinya tanaman ini bukanlah tanaman hias yang dinikmati keindahan bunganya, melainkan daunnya yang begitu unik dan indah.

Ya, tetapi sejatinya gelombang cinta ini memang ada dua sih. Yaitu jenis gelombang cinta daun dan juga jenis gelombang cinta bunga. Kenapa tanaman ini pada beberapa tahun silam memiliki harga yang naik fantastis ? karena tanaman gelombang cinta ini pada zaman dahulu merupakan tanaman hias yang sangat digemari oleh para raja jawa pada zaman kuno dahulu.

Karena itulah, anthurium atau gelombang cinta ini biasanya dijadikan sebagai hiasan di taman istana maupun di tempatkan didalam istana. Untuk ciri fisik dari daunnya sendiri biasanya berwarna hijau tua dengan memiliki urat dan tulang daun yang menonjol dan juga besar. karena hal itulah tanaman ini memiliki kesan yang eksklusif dan juga mewah.



Manfaat Bunga Gelombang Cinta
  1. Sebagai tanaman hias yang cocok untuk digunakan sebagai tanaman hias indoor maupun tanaman hias outdoor. Kita tahu sendiri, karena memiliki keunikan di daunnya maupun keindahan di bunganya ini lah yang membuat gelombang cinta menjadi diminati. Sehingga dilihat dari sudut pandang manapun memang tanaman gelombang cinta ini cocok untuk digunakan sebagai hiasan indoor maupun outdoor.
  2. Sebagai Penyejuk Ruangan. Cara hidup tanaman autotrof kan memang dengan melakukan fotosintesis. Nah fotosintesis ini kan mengubah gas CO2 menjadi gas O2 sehingga wajar saja jika ruangan anda yang terdapat tanaman gelombang cinta ini akan sejuk karena gelombang cinta sendiri menghasilkan oksigen yang membuat kita menjadi lebih sejuk dan lebih nyaman. Cocok untuk ditempatkan diruangan kerja anda. Sehingga hal tersebut bisa mengurangi rasa stress akan pekerjaan.
  3. Sebagai Investasi. Kita tahu sendiri bahwa harga dari tanaman gelombang cinta ini terbilang lebih mahal dari tanaman hias yang lainnya. Karena itulah jika anda ingin membudidayakan tanaman gelombang cinta ini sungguh sangatlah tepat, karena akan menjadi investasi tersendiri. Soalnya gelombang cinta sendiri mudah dalam budidayanya
Read more ...

Minggu, 29 April 2018

KLASIFIKASI BUAH KEDONDONG SERTA OBAT PENYAKIT


Klasifikasi ilmiah

Kerajaan : Plantae
(tidak termasuk) : Angiospermae
(tidak termasuk) : Eudikotil
(tidak termasuk) : Rosidae
Ordo : Sapindales
Famili : Anacardiaceae
Genus : Spondias
Spesies : S. dulcis

Kedondong adalah tanaman buah yang tergolong ke dalam suku mangga-manggaan (Anacardiaceae). Tanaman ini dikenal pula dengan nama ambarella, hog plum, hevi (Filipina), mokah (Kamboja), gway (Myanmar), makak farang (Thailand).

Buah kedondong dapat dimakan langsung dalam kondisi segar, atau sering pula diolah menjadi rujak, asinan, acar atau dijadikan selai. Buah ini memiliki biji tunggal yang berserabut. Daun dijadikan penyedap dalam pembuatan pepes ikan.


Manfaat dan Khasiat Buah Kedondong Bagi Kesehatan 

1. Obat Baruk
Resep:
a. Siapkan 3 buah kedondong kemudian cuci hingga bersih.

b. Setelah itu parut buah kedondong hingga selesai.
c. Tanpa ditambah air peras airnya dan berikan sedikit garam. Siap untuk diminum 2x dalam sehari.
2. Obat Sakit Perut Dan Diare
Resep:

a. Gunakan ± 15 gram kulit batang kedondong yang masih segar lalu cuci sampai bersih.
b. Setelah dicuci kemudian dipotong-potong kecil,
c. Rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit.
d. Setelah air rebusan dingin segera saring, dan air hasil saringan bisa diminum 2x sehari.
3. Mengobati Borok  dan Luka Terbakar
Daun kedondong juga digunakan secara tradisional untuk mengobati obat borok, luka perih dan luka terbakar.
4. Mengobati dan Mengatasi Diare
Resep:

a. Gunakan kurang lebih 15 gram kulit batang kedondong segar yang telah dicuci bersih. 
b. Lalu potong kecil-kecil dan rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit. 
c. Tunggu sampai dingin lalu saring dan air hasil saringan dapat diminum 2 kali sehari.
5. Pemeliharaan Saluran Pencernaan dan Diet
Kandungan serat pada 100 gram buah kedondong yang mencapai 0,83-3,60 mg sangat bermanfaat untuk melancarkan fungsi saluran cerna.Selain itu, karena mengandung lemak, protein dan karbohidrat dalam jumlah rendah, buah kedondong juga dapat membantu bagi mereka yang sedang menjalankan program diet untuk menurunkan berat badan. Hanya saja, jika ingin mengkonsumsi buah kedondong untuk diet, pilihlah yang belum matang benar karena kandungan buah kedondong yang belum matang benar ini sangat tinggi serat dan air. Sementara buah kedondong yang matang kandungan sukrosanya tinggi sehingga menambah jumlah kalori di dalamnya.

6. Mengatasi AnemiaBagi anda yang mengalami anemia atau kekurangan sel darah merah dianjurkan untuk mengkonsumsi kedondong, dengan mengkonsumsi 100 gr anda sudah mengasup 30 mg zat besi, dapat membantu proses pembentukan sel darah merah.
7. Mencegah penyakit jantung
Sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, kedondong mengandung kalsium, seperti ayng ktia ketahui, kalsium sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung. 

8. Kesehatan mata
Adanya kandungan vitamin A pada buah kedondong sehingga berperan penting dalam kesehatan indera penglihatan manusia. Vitamin ini membantu menyalurkan objek yang diterima oleh retina mata ke otak sebagai sebuah gambar. Senyawa yang berperan dalam hal ini adalah retinol.

9. Menambah daya tahan tubuh
Dengan adanya kandungan zat gizi yang terkandung dalam buah kedondong berupa unsur gula dalam bentuk sukrosa tentunya sangat penting sebagai vitalitas dan daya tahan tubuh.

10. Sebagai antioksidan
Berkat kandungan Vitamin A sehingga buah kedondong ini dapat berfungsi sebagai antioksidan. Selain vitamin A, buah kedondong juga mengandung vitamin C. Tentu saja kedua jenis vitamin ini sangat berperan aktif sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Baik radikal bebas yang berasal dari oksidasi tubuh mupun polusi dari luar. 

11. Penyembuhan luka
Dengan adanya kandungan Vitamin A, sehingga dapat membantu untuk menjaga kesehatan jaringan di dalam tubuh kita. Karenanya buah kedondong ini dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

12. Mengatasi anemia
Kandungan zat besi dalam 100 gram buah kedondong mencapai 30 miligram, dapat membantu proses pembentukan sel darah merah. Selain zat besi, rupanya buah kedondong juga mengandung vitamin B1 yang dapat membantu produksi sel darah merah dan meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh dan mencegah anemia.
13. Mencegah penuaan dini
Tak hanya buah kiwi dan mangga saja yang mengandung vitamin C, sebab kedondong juga memiliki kandungan yang sama. Kandungan vitamin C dapat melindungi molekul penting, seperti protein, lipid (lemak), karbohidrat, dan asam nukleat (DNA dan RNA) dari kerusakan yang diakibatkan radikal bebas, racun, ataupun polusi. Radikal bebas merupakan salah satu faktor penyebab penuaan dini. 

14. Mengendalikan kadar kolesterol
Selain sebagai anti penuaan, vitamin C yang terdapat pada buah kedondong juga membantu metabolisme kolesterol menjadi asam empedu, yang mungkin memiliki implikasi untuk tingkat kolesterol darah dan timbulnya batu empedu. Sehingga buah kedondong ini bermanfaat untuk mengendalikan kadar kolesterol Anda.

15. Pemulihan tubuh
Ini tentu tak terlepas dari kandungan vitamin C pada buah kedondong sehingga dapat membantu untuk menjaga kekebalan tubuh dan membantu olahragawan dalam proses pemulihan tubuhnya setelah melakukan latihan yang berat.

16. Menjaga kesehatan tulang dan gigi
Ini dikarenakan adanya kandungan fosfor yang terdapat pada buah kedondong sehingga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Read more ...

Jumat, 27 April 2018

KLASIFIKASI BUAH NANGKA


Klasifikasi ilmiah

Kerajaan: Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Rosales
Famili : Moraceae
Genus : Artocarpus
Spesies : A. heterophyllus
Nama binomial : Artocarpus heterophyllus

Buah nangka merupakan buah yang multifungsi karena selain dapat dimakan langsung seperti buah-buah lain, buah nangka yang muda dapat dimasak sebagai campuran berbagai sayuran. Untuk ukurannya, sangat bervariasi dan selain itu buah nangka mengeluarkan wangi yang khas jika buahnya sudah matang seperti pada buah durian. Selain rasanya yang enak, mengkonsumsi buah nangka dan bijinya juga dapat dikonsumsi untuk memberikan manfaat kesehatan. Berikut ini ulasan selengkapnya.

nangka merupakan tanaman asli Asia Tenggara. Dijual di pasar untuk seluruh dunia dan juga diimpor ke Amerika Serikat dan Eropa. Orang-orang memiliki perbedaan dalam preferensi kematangan, sementara beberapa menyukai yang tidak terlalu matang. Biasanya, buah durian yang masak akan jatuh dari pohon dikumpulkan dan dimasukkan untuk dijual. Memilih buah durian di toko-toko pilih yang masih dengan tangkainya. Di luar dari habitat aslinya, durian merupakan salah satu buah yang mahal. beberapa varietas seperti D24 (Sultan) sangat diminati dengan permintaan tinggi sehingga harga yang lebih tinggi. Buah durian juga dapat disimpan di dalam lemari es selama beberapa hari.

Manfaat Buah Nangka 

Nangka merupakan sumber kalori seperti pada manfaat buah durian, namun merupakan kandungan gula yang sederhana seperti fruktosa dan glukosa yang dapat langsung dirubah menjadi energi. Sejumlah mineral pentung dan nutrisi terkandung dalam nangka seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C dan mineral seperti magnesium, fosfor, kalium, kalsium dan seng. Sehingga membuatnya penting untuk dikonsumsi sabagai menu buah harian. Berikut ini beberapa manfaat nangka bagi tubuh:
  1. 100 g nangka yang dikonsumsi akan menyediakan 95 kalori. Buah ini daging yang lembut dan mudah dicerna dengan kandungan gula sederhana seperti fruktosa dan sukrosa. Ketika buah nangka ini dimakan akan langsung mengisi ulang energi dan merevitalisasi tubuh dengan segera. Tapi jangan terlalu banyak dalam sekali makan, karena akan menimbulkan gas dalam perut.
  2. Nangka kaya akan serat makanan, yang membuatnya menjadi pencahar yang baik. Kandungan serat membantu melindungi selaput lendir usus dengan cara mengikat dan menghilangkan bahan kimia penyebab kanker usus besar.
  3. Buah nangka segar mengandung sejumlah kecil vitamin-A, dan pigmen flavonoid seperti karoten-b, xanthine, lutein dan cryptoxanthin-b. Senyawa ini secara bersama-sama memainkan peran penting sebagai antioksidan dan mengoptimalkan penglihatan. Vitamin A juga dibutuhkan untuk menjaga integritas membran lendir dan kulit. Manfaat buah-buahan alami yang kaya akan vitamin A, dan karotenoid telah ditemukan untuk melindungi paru-paru dan kanker rongga mulut.
  4. Selain itu, nangka merupakan sumber antioksidan vitamin C yang menyediakan sekitar 13,7 mg atau 23% dari RDA. Konsumsi makanan yang kaya vitamin C membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi dan radikal bebas berbahaya. Vitamin C juga mampu menjadi antioksidan yang mampu melawan sel degenaritif yang memicu terjadinya gejala kanker seperti manfaat lemon danmanfaat apel.
  5. Buah langka yang kaya akan kelompok vitamin B-kompleks. Nangka berisi jumlah yang sangat baik dari vitamin B-6 (pyridoxine), niasin, riboflavin, dan asam folat.
  6. Buah nangka adalah sumber yang baik akan kandungan kalium, magnesium, mangan, dan besi. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah, seperti yang terdapat pada manfaat pisang.

Tanaman pohon nangka sendiri merupakan tanamannya yang buahnya musiman, sehingga dapat dengan mudah jika sedang musimya atau bisa menjadi lebih mahal, jika sedang tidak musim. Maka dari itu, banyak ide kreatif yang dapat memanfaatkan buah durian, seperti bermunculan kripik-kripik dari nangka atau olahan selai buah nangka ini.
Read more ...

Kamis, 26 April 2018

BUAH SRIKAYA (Annona squamosa) JUMBO YANG MANIS DAN LEZAT





1. Nama tumbuhan

Nama ilmiah: Annona squamosa L.
Nama lokal : srikaya

2. Klasifikasi
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Bangsa : Ranunculales
Suku : Annonaceae
Marga : Annona
Jenis : Annona squamosa L. (Syamsuhidayat, 1991)

3. Deskripsi Produk
Nama : Srikaya Jumbo Australia
Nama Ilmiah : Annona squamosa
Dataran yang cocok : rendah – tinggi
Asal bibit : Okulasi
ukuran buah : hingga 1 kg per buah
Ukuran Bibit : seperti di foto 50-70 cm
umur berbuah : siap berbuah
Tempat tanam : Pot diameter >60cm atau langsung ditanam di tanah
matahari : sepanjang hari
Tips Perawatan :
Gunakan media yang gembur dan tambahkan kompos kelubang tanam sekitar 1-2 kg per lubang.
siram sehari sekali. 

4. Uraian Tanaman
Kulit pohon tipis berwarna keabu-abuan, getah kulitnya beracun. Batangnya (pada dahan) coklat muda, bagian dalamnya berwarna kuning muda dan agak pahit. Pada bagian ranting berwarna coklat dengan bintik coklat muda, lenti sel kecil, oval, berupa bercak bulat pada batang.

Daun tunggal, bertangkai, kaku, letaknya berseling. Helai daun berbentuk lonjong hingga jorong menyempit, ujung dan pangkal runcing, dasar lengkung, tepi rata, panjang 5-17 cm, lebar 2-7,5 cm, permukaan daun berwarna hijau, bagian bawah hijau kebiruan, sedikit berambut atau gundul. Rasanya pahit, sedikit dingin. Tangkai daun 0.4-2,2 cm panjangnya.

Bunganya bergerombol pendek menyamping dengan panjang sekitar 2.5 cm, sebanyak 2-4 kuntum bunga kuning kehijauan (berhadapan) pada tangkai kecil panjang berambut dengan panjang ± 2 cm, tumbuh pada ujung tangkai atau ketiak daun. Daun bunga bagian luar berwarna hijau, ungu pada bagian bawah, membujur, panjangnya 1.6-2.5 cm, lebar 0,6-0,75 cm. Daun bunga bagian dalam sedikit kebih kecil atau sama besarnya. Terdapat banyak serbuk sari, bererombol, putih, panjang kurang dari 1.6 cm, putik berwarna hijau muda. Tiap putik membentuk semacam kutil, panjang 1.3-1.9 cm, lebar 0,6-1,3 cm yang tumbuh menjadi kelompok-kelompok buah. Berbunga dengan bantuan kumbang nitidula.

Buahnya buah semu, berbentuk bola atau kerucut atau menyerupai jantung, permukaan berbenjol-benjol, warna hijau berbintik (serbuk bunga) putih, penampang 5-10 cm, menggantung pada tangkai yang cukup tebal. Jika masak, anak buah akan memisahkan diri satu dengan yang lain, berwarna hijau kebiruan. Daging buah berwarna putih semikuning, berasa manis. Biji membujur di setiap karpel, halus, coklat tua hingga hitam, panjang 1,3-1,6 cm. Biji masak berwarna hitam mengkilap (Syamsuhidayat, 1991).

pemupukan 2-3 bulan sekali, NPK ditabur dan di benam disekeliling tanaman
Buah srikaya (Annona squamosa) berbentuk bola dengan tekstur kulit berbenjol-benjol kasar, daging buah bercitarasa manis masam dan dingin. Disamping dapat dikonsumsi dalam bentuk segar, buah srikaya dapat juga dijadikan buah olahan seperti selai dan sirup. Selain itu buah srikaya juga berkasiat sebagai obat, antara lain untuk mengatasi demam, diare, dan menurunkan kadar asam urat. Buah srikaya yang masih hijau merupakan obat anti cacing dan sebagai insektisida yang efektif.

Akan tetapi hingga saat ini masyarakat Indonesia belum terbiasa mengkonsumsi srikaya karena buah ini agak sulit dikonsumsi. Selain karena srikaya lokal ukuran buahnya kecil-kecil, buah srikaya lokal juga mengandung banyak biji yang cukup sulit untuk dipisahkan dari daging buahnya. Namun masalah ini sekarang telah teratasi semenjak dikenalnya srikaya Jumbo asal Australia yang memiliki banyak keunggulan dibanding srikaya lokal (Anonimous, 2009 b).

Srikaya Jumbo yang sekarang berkembang di Indonesia diintroduksi dari Thailand pada tahun 2000 oleh Prakoso Heryono warga Prumahan Candi Kalasan, Semarang. Pada waktu diintroduksi, srikaya tersebut belum mempunyai nama. Karena ukuran buahnya yang cukup besar kemudian diberi nama srikaya Jumbo. Keunggulan yang dimiliki oleh srikaya jumbo antara lain: ukuran buah lebih besar dibanding srikaya lokal (srikaya lokal mempunyai bobot 100-200 g/buah, sedangkan bobot buah srikaya jumbo bisa mencapai 800 g/buah), daging buah cukup tebal lembut dan tidak berserat, jumlah biji sedikit (7-10 biji/buah) dan mempunyai citarasa yang lebih manis dibanding srikaya lokal. Dengan keunggulan buah seperti itu srikaya jumbo di Semarang bisa laku dengan harga Rp 30.000,-/kg, sementara harga srikaya lokal pada waktu yang sama (2009) hanya laku dengan harga Rp. 3.000,-/kg.

Srikaya jumbo tergolong genjah (mulai berbuah pada umur 2 tahun), sangat produktif bisa berbuah 2-3 kali/tahun dengan jumlah buah sekitar 40 butir/pohon dan sangat adaptif (bisa ditanam mulai dataran rendah hingga dataran tinggi)

Dengan melihat untuk pemenuhan gizi dan beberapa manfaat buah srikaya, maka ini menjadi tantangan sebagai salah satu tanaman buah-buahan potensial untuk dikembangkan di Indonesia


5. Kandungan Kimia
Secara umum, tanaman srikaya mengandung skuamosin, asimicin (Taylor and Francis, 1999), atherospermidine(Petasai, 1986), lanuginosin, alkaloid tipe asporfin (anonain) dan bisbenziltetrahidroisokinolin (retikulin). Pada organ–organ tumbuhan ditemukan senyawa sianogen. Pulpa buah yang telah masak ditemukan mengandung sitrulin, asam aminobutirat, ornitin, dan arginin. Biji mengandung senyawa poliketida dan suatu senyawa turunan bistetrahidrofuran; asetogenin (skuamostatin C, D, anonain, anonasin A, anonin 1, IV, VI, VIII, IX, XVI, skuamostatin A, bulatasin, bulatasinon, skuamon, ncoanonin B, neo desasetilurarisin, neo retikulasin A, skuamosten A, asmisin, skuamosin, sanonasin, anonastatin, neoanonin). Juga ditemukan skuamosisnin A, skuamosin B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N; skuamostatin B, asam lemak, asam amino dan protein. Komposisi asam lemak penyusun minyak lemak biji srikaya terdiri dari metil palmitat, metil stearat, metil linoleat. Daun mengandung alkaloid tetrahidro isokuinolin, p-hidroksibenzil-6,7-dihidroksi-1,2,3,4-tetrahidroisokinolin (demetilkoklaurin=higenamin). Bunga mengandung asam kaur-1,6-ene-1,9-oat diinformasikan sebagai kornponen aktif bunga srikaya. Akarnya mengandung flavonoid, borneol, kamfer, terpen, alkaloid anonain, saponin, tanin, dan polifenol. Kulit kayu mengandung flavonoid, borneol, kamfer, terpen, dan alkaloid anonain. Buah muda mengandung tanin.
Read more ...

Rabu, 25 April 2018

KLASIFIKASI CIRI CIRI DAN KHASIAT CABE RAWIT


Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Plantae
(tidak termasuk): Angiospermae
(tidak termasuk): Eudikotil
(tidak termasuk): Asterids
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae
Genus: Capsicum
Spesies: Frutescens

Cabe rawit adalah salah satu rempah rempah yang tumbuh subur di Negara kita. Bentuknya yang lonjong berukuran sekitar 10-15 cm serta jika sudah matang berwarna merah merupakan salah satu ciri dari cabe rawit. Namun, ciri yang paling khas dari cabe rawit adalah rasanya yang pedas. Cabe sering digunakan untuk bumbu masakan, sambal ataupun dimakan bersama gorengan. Cabe rawit selain populer di Negara kita, juga populer di Negara asia tenggara lainnya dan memiliki nama yang berbeda beda seperti di Pilipina (Siling labuyo), Malaysia, Singapura (Cili padi, lada merah, lada mira), Thailand (Phrik kheenuu). Di Indonesia sendiri cabe rawit sering disebut lombok rawit atau cengek (Sunda). Cabe rawit memiliki nama latin Capsium serta termasuk kedalam suku terong terongan.

Cabe rawit selain dipakai untuk bumbu masakan ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk kesehatan. Kenapa bisa demikian?. Karena dalam cabe rawit terkandung berbagai zat yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan. Menurut beberapa penelitian para ahli, dalam cabe rawit terkandung vitamin C, vitamin A, vitamin B1, energi, kalori, lemak, karbohidrat, kalsium, magnesium, fosfor, zat besi, capsaisin.

Cabai rawit atau cabai kathur, adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Selain di Indonesia, ia juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di negara-negara Asia Tenggara lainnya. Di Malaysia dan Singapura ia dinamakan cili padi, di Filipina siling labuyo, dan di Thailand phrik khi nu. Di Kerala, India, terdapat masakan tradisional yang menggunakan cabai rawit dan dinamakankanthari mulagu. Dalam bahasa Inggris ia dikenal dengan nama Thai pepper atau bird's eye chili pepper.

Buah cabai rawit berubah warnanya dari hijau menjadi merah saat matang. Meskipun ukurannya lebih kecil daripada varietas cabai lainnya, ia dianggap cukup pedas karena kepedasannya mencapai 50.000 - 100.000 pada skala Scoville. Cabai rawit biasa di jual di pasar-pasar bersama dengan varitas cabai lainnya.

Terdapat peribahasa Indonesia "kecil-kecil cabai rawit" (Malaysia: kecil-kecil cili padi), yang artinya kecil-kecil tetapi pemberani. Hama yang menyerang antara lain Bactrocera papayae dan Bactrocera carambolae
.

Manfaat bagi kesehatan:
  1. Membantu Memperlambat Proses Penuaan. Cabe rawit diyakini mampu membantu memperlambat proses penuaan sebab dalam cabe rawit terkandung antioksidan (vitamin C dan betakaroten) yang mampu memperlambat proses penuaan.
  2. Mengobati Pilek. Capsaicin yang terkandung dalam cabe rawit mampu mengencerkan lendir yang ada dalam hidung.
  3. Mengurangi Resiko Terserang Stroke. Stroke diakibatkan oleh adanya penyumbatan pembuluh darah yang menggangu metabolisme tubuh. Dengan mengonsumsi cabe rawit yang mengandung capsaicin darah akan tetap mengalir dan lemak pada pembuluh darah tidak akan terbentuk.
  4. Antibodi Alami
  5. Mengobati Sakit Kepala. Rasa pedas dan panas yang ditimbulkan dari cabe rawit akan menghambat rasa sakit dari sistem saraf ke otak kita.
  6. Penambah Nafsu Makan. Capsaicin yang terkandung dalam cabe rawit akan merangsang produksi hormon endophin. Hormon ini adalah hormon yang bisa membangkitkan rasa senang dan nikmat.
  7. Mencegah Tumbuh Jamur pada Kulit. Cabe rawit mampu mencegah kulit kita terkena jamur Candida Albicans. Konsumsilah cabe rawit agar terhindar dari jamur kulit.
  8. Obat Perut Kembung
  9. Mencegah Terserang Kanker. Capsaicin dalam cabe rawit mampu membunuh sel kanker dalam tubuh dan tidak merusak sel lainnya. Konsumsilah secara teratur agar terhindar dari serangan kanker.
  10. Menurunkan Kolesterol. Cabe rawit mampu membakar kalori dalam tubuh sehingga kadar kolesterol dalam tubuh kita berkurang.
Read more ...

Selasa, 24 April 2018

MANGGA MADU ANGGUR YANG BUAHNYA SELALU BANYAK


Mangga adalah jenis buah yang termasuk dalam genus Mangifera, dengan sebaran sekitar 40 species, berasal dari daerah sekitar perbatasan India dengan Burma, dan sejak 1500 tahun lalu menyebar ke seluruh Asia Tenggara. Umumnya mangga ditanam untuk dipanen buahnya dalam keadaan segar sebagai buah meja, sebagai campuran es buah, dibuat jus buah mangga, sebagai campuran sambal (ikan dan daging) dalam makanan tradisional di beberapa suku bangsa, serta sebagai bahan utama dalam pembuatan manisan buah dalam kaleng maupun manisan buah kering.

Indonesia adalah satu negara penghasill mangga di dunia selain India, China, Thailand, Pakistan, Bangladesh, Brazil, Meksiko dan negara-negara lainnya. Umumnya buah mangga di Indonesia dihasilkan dari pertanaman milik individu yang ditanam di halaman rumah atau dikebunkan terbatas dengan manajemen budidaya yang sangat sederhana dan tidak intensif sehingga variasi, khususnya kualitas buah mangga yang dihasilkan pun sangat tinggi. Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, banyak pihak mulai mengebunkan mangga secara komersial dalam skala luas dan dengan manajemen budidaya yang sangat intensif. Tujuan akhirnya adalah menghasilkan buah mangga varietas tertentu dengan kualitas buah yang tinggi : keseragaman bentuk, ukuran, bobot, tingkat kematangan dan lama simpan buah mangga. Buah mangga dengan kualifikasi tertentu akan menjadi komoditas ekspor non migas andalan Indonesia ke negara-negara pengimpor buah di seluruh dunia. Hal ini akan menjadi keniscayaan jika mangga ditanam atau dikebunkan secara intensif, termasuk pengaturan saat berbunga dan berbuah yang tidak bersamaan dengan waktu panen raya untuk menghasilkan buah mangga dengan kualitas nomor satu, tentu saja dengan harga yang sepadan dengan intensifitas budidaya yang dilakukan.

Pemilihan buah mangga untuk ditanam oleh individu sebaiknya didasarkan pada pertimbangan 4 faktor : kemudahan berbuah, produktifitas buah, ukuran buah, dan rasa buah. Umumnya, menggabungkan keempat faktor tersebut menjadi satu dalam pemilihan tanaman buah mangga adalah hal yang teramat sulit, oleh karena itu jika ingin menanam hanya satu atau dua varietas mangga, tentukan dulu faktor apa yang paling anda inginkan, apakah faktor kemudahan berbuah menjadi prioritas atau faktor rasa buah yang menjadi pilihan utama. Berbeda dengan pihak-pihak yang mengebunkan mangga secara komersial, orientasi market adalah faktor utama yang menjadi basis pemilihan varietas mangga yang ditanam, artinya mangga varietas apa yang paling disukai oleh konsumen, khususnya konsumen di negara-negara pengimpor buah mangga dari Indonesia, dan itu mungkin saja berbeda dengan varietas mangga yang umumnya di pasarkan di wilayah Indonesia. Pemilihan varietas dan pengembangan mangga komersial skala perkebunan biasanya menyesuaikan dengan karakter pembeli di negara tujuan yang menginginkan mangga berukuran sedang, berkulit warna kuning hingga merah sebagai indikasi tingkat kematangan buah, serta daya simpan buah yang cukup lama. Sementara itu, konsumen di sini umumnya lebih terfokus kepada rasa buah yang manis, tidak terlalu peduli dengan warna kulit buah saat matang, apakah kuning, merah, kuning kehijauan, maupun tetap hijau saat buah masak sempurna.


Mangga yang berukuran kecil ini dikenal sebagai mangga Madu Anggur karena dompolan buahnya yang banyak seperti anggur dengan bintik-bintik cokelat seperti madu di antara daging buahnya. Cukup masam rasanya saat masih muda dan berubah manis saat buah masak dengan cita rasa khas, disertai daging buah yang kesat dengan kandungan serat yang lumayan adalah ciri khas dari mangga ini. Sangat populer sebagai salah satu varietas buah mangga yang diperdagangkan di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah

Mangga Madu Anggur memiliki rasa yang manis dan sedikit asam. Buah mangga Madu Anggur bentuknya mirip dengan buah mangga Manalagi, bulat lonjong, kulit buahnya tebal dan tetap berwarna hijau berbintik keputihan meskipun sudah tua, daging buahnya tebal, lunak, dan berwarna kuning. Mangga Madu Anggur merupakan mangga yang termasuk langka di Indonesia. Mangga ini berasal dari Pasuruan Jawa Timur.

Aroma buah Mangga Madu Anggur sangat menyengat dan rasanya sangat manis, bijinya kecil berbentuk pipih lonjong . Ukuran Buah Mangga Madu Anggur mirip dengan mangga Arumanis, setiap 1 kg biasanya berisi 2-3 buah. mangga madu anggur termasuk tanaman mangga yang produktif, cocok untuk di kebunkan. Kelebihan yang lain, mangga ini dapat dipanen kira-kira setelah berbunga 2 bulan.

Rasanya manis dan sedikit asam seperti buah anggur. Mangga madu anggur termasuk salah satu jenis mangga langka di Indonesia. Buahnya berbentuk seperti mangga manalagi, yaitu bulat jorong. Kulit buahnya tebal dan tetap berwarna hijau berbintik keputihan meskipun sudah tua. Daging buahnya cukup tebal, lunak, dan berwarna kuning. Rasanya sangat manis dan aromanya sangat menyengat. Bijinya berukuran relatif kecil dan berbentuk pipih lonjong. Ukuran buahnya hampir sama dengan mangga arumanis, setiap 1 kg biasanya berisi 2-3 buah. Produksinya cukup tinggi, kurang lebih 25% lebih tinggi dibandingkan mangga gadung. Kelebihan yang lain, mangga ini dapat dipanen kira-kira 65 hari setelah berbunga.
Read more ...

Selasa, 10 April 2018

Klasifikasi Buah Tin Dan Manfaatnya Sebagai Obat Penyakit


Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Rosales
Famili: Moraceae
Genus: Ficus
Upagenus: Ficus
Spesies: F. carica
Nama binomial
Ficus carica L.

Tin atau Ara (Ficus carica L.) adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang dapat dimakan yang berasal dari Asia Barat. Buahnya bernama sama. Nama "Tin" diambil dari bahasa Arab, juga dikenal dengan nama "Ara" (buah ara / pohon ara) sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig (common fig; "pohon ara umum"), sebenarnya masih termasuk kerabat pohon beringin dari dari genus yang sama, yaitu Ficus.

Tumbuh di daerah Asia Barat, mulai dari pantai Balkan hingga Afganistan. Sekarang dibudidayakan pula di Australia, Cile, Argentina, serta Amerika Serikat.

Habitus berupa pohon, besar dan dapat tumbuh hingga 10m dengan batang lunak berwarna abu-abu. Daunnya cukup besar dan berlekuk dalam, 3 atau 5 cuping.


Bunga tin tidak tampak karena terlindung oleh dasar bunga yang menutup sehingga dikira buah. Penyerbukan dilakukan oleh sejenistawon khusus, sama seperti serangga yang menyerbuki jenis-jenis Ficus lainnya.

Yang disebut buah sebetulnya adalah dasar bunga yang membentuk bulatan. Tipe ini khas untuk semua anggota suku ara-araan (Moraceae). Buahnya berukuran panjang tiga hingga 5 cm, berwarna hijau. Beberapa kultivar berubah warna menjadi ungu jika masak. Getah yang dikeluarkan pohon ini dapat mengiritasi kulit.

Manfaat Buah Tin (Ficus carica L.)
Buah tin dapat dimakan segar, dikeringkan, atau dibuat selai. Buah yang dipetik harus segera dimanfaatkan karena tidak dapat disimpan lama (mudah rusak). Di Bengali buah tin diolah sebagai sayuran.

Manfaat buah tin sangat banyak. Di antaranya adalah sebagai alternatif asupan kalsium bagi orang yang alergi terhadap produk susu

Buah tin juga mengandung kalium, omega tiga dan omega enam yang berfungsi untuk menjaga tekanan darah tinggi dan serangan jantung koroner

Kandungan coumarin dalam buah tin dapat mengurangi resiko kanker prostat. Buah tin juga mengandung kalsium untuk mencegah osteoporosis dan membantu meningkatkan kepadatan tulang

Kandungan trytophan-nya dapat menghindari insomnia dan membuat kualitas tidur yang baik. Pektin yang terdapat di dalam buah tin pun dapat membantu mengurangi kolesterol darah. Buah tin sangat efektif untuk proses penurunan berat badan karena kaya serat

Jika dikonsumsi secara rutin, dapat membantu mengurangi resiko kanker payudara dan kanker usus besar, Rajin mengkonsumsi buah tin dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan daya memori otak, dan mencegah anemia.

Efek pencahar yang terkandung dalam buah tin dapat membantu mengobati sembelit kronis. Buah tin kaya akan fenol dan benzaldehid yang berguna sebagai zat anti tumor serta dapat membunuh mikroorganisme penyebab penyakit, jamur, virus dalam tubuh manusia.
Read more ...

Senin, 09 April 2018

Jambu Biji Variegata Yang Unik Dan Langka

Jambu biji variegata adalah satu diantara varietas jambu biji yang bisa berperan ganda juga sebagai tanaman buah serta tanaman hias di pekarangan tempat tinggal atau juga sebagai tabulampot (tanaman buah dalam pot). Ciri khas dari tanaman itu yaitu daun serta buahnya yang mempunyai corak yang unik serta menarik yakni bercorak variegata.


Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Plantae
(tak termasuk juga) : Eudikotil
(tak termasuk juga) : Rosidae
Ordo : Myrtales
Famili : Myrtaceae
Upafamili : Myrtoideae
Bangsa : Myrteae
Genus : Psidium
Spesies : P. guajava
Nama binomial
Psidium guajava L.

Jambu biji variegata diprediksikan datang dari Brasil. Daun jambu biji type itu mempunyai tiga type daun dalam satu pohon yakni daun warna hijau, daun berwarna hijau dengan garis-garis putih kekuningan dan daun berwarna hijau dengan garis-garis merah. Jambu biji variegata adalah hasil mutasi dari varietas jambu biji kampuchea.

Kulit buah juga mempunyai corak variegata hijau dengan garis-garis putih kekuningan seperti daunnya. Bentuk buah bulat dengan ukuran yang simetris serta diameter seputar 3-4 cm. Satu buah jambu biji variegata mempunyai berat seputar 8 gr sampai meraih 18 gr. Daging buah berwarna putih, berbiji banyak serta terasa tak terlampau manis.

Tanaman yang bisa tumbuh baik pada daerah dataran rendah serta dataran tinggi itu, banyak terkandung vitamin serta serat hingga pas untuk dikonsumsi juga sebagai buah pelengkap makanan sehat serta pendamping diet. Daun jambu biji berupa bulat telur serta pertulangan daunnya terang. Sama seperti dengan jambu biji yang lain, bunga jambu biji variegata bisa nampak di ujung cabang atau dari ketiak daun.

Jambu biji variegata termasuk langka, unik, dan menarik. Sebutan jambu biji variegata dikarenakan dalam satu tanaman ada tiga warna daun yang berbeda, yaitu daun berwarna hijau tua polos tanpa belang-belang, hijau belang-belang putih, atau hijau belang-belang merah. Tanaman ini merupakan hasil mutasi tanaman dari varietas jambu biji Kampuchea. Meskipun begitu perlu dijaga dominanitas tanaman, bila muncul tunas daun hijau, maka diperhatikan/ dimonitoring perkembangannya.


Buah jambu biji variegata memiliki bentuk bulat simetris dengan diameter sekitar 4 cm dan memiliki berat buah sekitar 15 -18 gram / buah. Jambu biji variegata adalah tanaman yang sangat cocok dijadikan tabulampot karena jambu biji variegata memiliki buah sangat banyak dan lebat serta memiliki penampilan unik, indah, dan menarik. Info jambu variegata: - Warna kuning muda bergaris hijau, sama dengan warna daunnya -Warna daging buah merah, berbiji - Rasa manis - Mulai belajar berbuah umur 8 bulan dari bibit
Read more ...

Minggu, 08 April 2018

Mengenal Pisang Kepok Yang Kaya Manfaat

Uraian Singkat Pisang Kepok


Pisang boleh jadi merupakan jenis buah yang paling umum ditemui tak hanya di perkotaan tetapi sampai ke pelosok desa. Ada beragam jenis buah pisang salah satunya adalah pisang kepok. Jenis yang satu ini memiliki ciri-ciri bentuk buah yang cenderung pipih dan tidak bulat memanjang seperti varian pisang lainnya tanaman pisang termasuk dalam family Musaceae. Nama lain dari pisang kepok sendiri adalah Musa x paradisiaca.

Pisang kepok adalah salah satu kultivar pisang dari kelompok kultivar ABB. Pisang ini termasuk kelompok pisang olah (plantain) karena tinggi kandungan patinya.

Pisang kepok dikenal pula di daerah-daerah lain sebagai berikut.
  1. Filipina: Saba, Sab-a, Cardaba
  2. Bali: Biu gedang saba
  3. Malaysia: Pisang Nipah atau Pisang Abu
  4. Ilocano: Dippig
  5. Thai: Kluai Hin
  6. Hawaii: Opu-’ulu, Dippig (dari Ilocano)
Jenis Pisang Kepok

Ada dua jenis pisang kepok, yaitu pisang kepok kuning dan pisang kepok putih. Secara kasat mata dari luar bentuk pisangnya hampir sama. Hanya nanti saat daging buahnya diiris, baru terlihat kalau kepok kuning berwarna kekuningan, sedangkan kepok putih lebih pucat. Rasa kepok kuning lebih manis, sedangkan yang kepok putih lebih asam. Itu kenapa orang enggan mengkonsumsi pisang kepok putih, dan menjadikannya makanan burung. Padahal nilai gizi yang terkandung sama saja dengan Olahan pisang kepok

Berbeda dengan pisang ambon dan pisang raja yang sering dijadikan buah meja, maka pisang kepok kuning enak dikonsumsi setelah diolah. Daging buahnya manis. Bahkan buahnya yang masih mengkel, belum terlalu masak, sudah enak kalau dikukus. Hidangan yang memanfaatkan pisang kepok kuning juga beragam, dari pisang goreng pasir, kolak pisang, gethuk pisang, carang gesing, hingga pisang epe. Semuanya lezat.

Dunia industri membudidayakan pisang kepok kuning ini untuk tepung, kripik, cuka, bir, dan puree. Selain buahnya, pohon pisangnya sendiri punya banyak manfaat. Daun dan batang pisang sangat berperan untuk upacara-upacara adat. Daunnya dimanfaatkan juga untuk pembungkus hidangan. Serat pelepah pisangnya bahkan dapat dijadikan kain dan bahan kerajinan. Dan hati pohon pisang, yaitu bagian tengah batang pisang, bagus buat pakan ternak. Manfaat pisang Kepok

Manfaat Pisang


Dari sentra informasi IPTEK juga disebutkan bahwa tanaman pisang kepok memegang peranan penting dalam pengobatan tradisional. Daun pisang yang muda, yang warnanya masih hijau pupus dan tergulung itu digunakan sebagai obat sakit d ada dan sebagai tapal dingin untuk kulityang bengkak  atau lecet. Air yang keluar dari pangkal batang yang ditusuk digunakan untuk disuntikkan ke dalam saluran kencing untuk mengobati penyakit raja singa, disentri, dan diare; air ini juga digunakan untuk menyetop rontoknya rambut dan merangsang pertumbuhan rambut. Cairan yang keluar dari akar bersifat anti-demam dan memiliki daya pemulihan kembali.

Buah yang belum terlalu matang bagus untuk diet penderita penyakit batuk darah (haemoptysis) dan kencing manis. Dalam keadaan kering, pisang bersifat antisariawan usus. Buah yang matang sempurna merupakan makanan mewah jika dimakan pagi-pagi sekali karena kandungan gizinya. Tepung yang dibuat dari pisang digunakan untuk gangguan pencernaan yang disertai perut kembung dan kelebihan asam.
Read more ...

Sabtu, 07 April 2018

Kandungan dan Manfaat Timun Suri


Klasifikasi (Taksonomi) Timun Suri/ Mentimun Suri
  • Kingdom/Kerajaan : Plantae/ Plants
  • Sub kingdom/Sub kerajaan : Tracheobionta/ Vascular Plants
  • Super division/Super divisi : Spermatophyta/ Seed Plants
  • Division/Divisi : Magnoliophyta/ Flowering Plants
  • Classis/Kelas : Magnoliopsida/ Dicotyledons
  • Sub classis/Sub Kelas : Dilleniidae
  • Ordo/Bangsa : Violales
  • Familia/Suku : Cucurbitaceae/ Cucumber Family
  • Genus/Marga : Cucumis L./ Melon
  • Species (Jenis/ spesies) : Cucumis melo L. var reticulatus Naudin
  • Binomial Name/Nama Latin : Cucumis melo L. var reticulatus Naudin
  • Common Nama/Nama Umum : Chinese Hami Melon
PENJELASAN SINGKAT
Mentimun suri (nama lain adalah timun suri, timun betik atau barteh) adalah tumbuhan semusim penghasil buah anggota suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Buahnya yang setengah masak biasa dijual secara musiman pada bulan puasa (Ramadan) karena daging buahnya menjadi komponen minuman penyegar untuk berbuka puasa. Meskipun demikian, timun suri bukanlah tanaman musiman karena dapat ditanam kapan saja. Timun suri mengandung kalium yang cukup tinggi sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kesegaran tubuh.

Mentimun suri bukanlah mentimun walaupun bentuk buahnya memanjang dan menyerupai mentimun. Secara morfologi dan sitologi ia tidak sama dengan mentimun. Bentukdaun dan ukuran bijinya lebih mendekati blewah atau melon. Selain itu, banyak kromosom inti selnya 2x= 2n = 24 yang sama dengan semua anggota Cucumis lainnya, kecuali mentimun (2x = 2n = 14).[1].


KANDUNGAN DAN MANFAAT TIMUN SURI BAGI KESEHATAN
  1. Mengandung vitamin A dan antioksidan. Timun suri mengandung banyak vitamin A, yang baik bagi kesehatan mata. Kandungan anti oksidan yang tinggi pada timun suri juga baik untuk kesehatan yaitu sebagai pencegah penuaan dini.
  2. Mencegah flu dan infeksi. Kandungan vitamin C di dalam timun suri bisa mencegah timbulnya gangguan penyakit flu dan infeksi. Hal ini disebabkan karena sifat vitamin C yang berfungsi sebagai anti virus dan pencegah infeksi.
  3. Glukosa dan fluktosa yang baik bagi tubuh. Karena ini adalah gula yang mudah larut di dalam tubuh dengan cepat, jadi kita akan dengan segera mendapatkan tambahan energi setelah mengonsumsi timun suri.
  4. Menghilangkan racun di dalam tubuh. Kadar air dalam buah timun suri yang sangat tinggi, yaitu sekitar 90 persen membuat kita lancar dalam buang air kecil. Ini bisa bermanfaat membuang racun yang ada di dalam tubuh dan menetralkan tubuh dari racun. Artinya, timun suri membantu detoksikasi di dalam tubuh kita.
  5. Mengandung asam linoleat. Asam linoleat pada timun suri berfungsi sebagai antioksidan dan mencerdaskan otak. Antioksidan berperan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas, mencegah penyakit jantung, serta menurunkan lemak.
  6. Anti kanker. kandungan senyawa saponin pada timun suri bisa mencegah sakit kanker, dan timun suri juga memiliki manfaat sebagai menurunkan kadar kolesterol yang tinggi di dalam tubuh kita. Artinya, timun suri sangat baik untuk di konsumsi.
Read more ...

Jumat, 06 April 2018

Cara Budidaya dan Manfaat Terong Pondoh Besar



INFO TENTANG TERONG
Nama umum tanaman : Terong Pondoh Besar
Nama ilmiah tanaman  : Solanum melongena
Kelas tanaman : Annual
Warna : Hijau
Ukuran tanaman ketika dewasa nantinya: 90 cm – 100 cm

Terong bulat putih atau terong pondoh yang ukurannya besar (jauh semakin besar di banding terong lalap). Warna buahnya hijau jelas sampai tampak seperti putih. Terasa lembut serta manis, tanaman produktif dapat membuahkan 3 s/d 4kg terong pondoh per tanaman (banyak cabang). Pas untuk seluruhnya dataran (rendah s/d tinggi).

MANFAAT TERUNG

Teruog memiliki serat daging yang halus dan lembut sehingga rasanya enak saat dikonsumsi sbg bahan makanan. Terung memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Dalam tiap 100 gram terung segar terdapat kandungan zat sebagai berikut : 24 kal kalori, 1,1g protein, 0,2g lemak, 5,5g Krbohidrat, 15,0mg kalsium, 37,0mg fosfor, 0,4mg besi, 4,0SI Vitamin A, 5mg Vitamin C, 0,04 vitamin B1, 92,7g air.


SEKILAS BUDIDAYA TERONG
Terong sangat mudah dibudidayakan dan tidak perlu penanganan yang rumit. Terong dapat hidup didataran rendah dan tinggi dengan ketinggian 1-1.200 dpl dan suhu optimum 18 – 25 derajat Celcius. Untuk pembentukan warna buah , terong memerlukan pencahayaan yang cukup. Terung tumbuh dengan baik di tanah lempung berpasir dan mengandung abu vulkanis dengan PH 5-6. Waktu penanaman terung yang tepat adalah pada awal musim kemarau.
Terong banyak macamnya antara lain terung gelatik yang sering disebut terong lalap, terung kopek dengan ciri buahnya yang panjang, terong craigi yang buahnya berbentuk bulat panjang ujung meruncing , terong jepang dengan buah bulat dan panjang silindris, terung medan yang buahnya bulat panjang dan berukuran mini, terung bogor yang bentuknya bulat besar berwarna keputih-putihan.

Terong pada umumnya diperbanyak dengan biji. Untuk memperoleh biji terong yang betul-betul berkualitas dapat diperoleh dengan membeli ditoko pertanian. Setiap satu hektar dibutuhkan 150 s/d 500 gram biji atau tergantung luasan lahan yang akan dipakai. Sebelum ditanam biji terung disemaikan terlebih dahulu di- bedengan semai.
Agar diperoleh tanah yang baik untuk pertumbuhan terung, perlu dilakukan langkah-langkah dalam pengolahan tanah yaitu penggemburan, pembuatan bedengan, pengapuran dan pemberian pupuk dasar. Setelah penanaman maka perlu dilakukan pemeliharaan. Kegiatan pemeliharaan meliputi pengairan, penyulaman, pembumbunan, penyiangan, pemupukan serta pemberantasan penyakit.
Terong pada masa pertumbuhannya tidak terlepas dari hama dan penyakit. Hama yang menyerang tanaman terung antara lain belalang, kutu daun, kutu trip, kumbang totol hitam, lalat buah, lembing hijau, penggerek batang, tungau kuning, tungau merah, ulat jengkal dan ulat tanduk. Sedangkan penyakit yang menyerang terung adalah bakteri dan virus. Cara pencegahan hama dan penyakit dengan disemprot bahan kimia.
Terung rata-rata dapat dipanen pada umur 3,5 bulan sejak tanam. Bila dirawat dengan baik tanaman dapat berproduksi hingga umur 5-6 bulan. Panen yang baik dilakukan sore atau pagi hari terutama saat musim kemarau. Waktu seperti itu merupakan saat yang tepat karena buah sedang bagus-bagusnya sehingga bisa diperoleh terung berkualitas.
SYARAT TUMBUH
  • Dapat tumbuh di dataran rendah tinggi
  • Suhu udara 22 – 30o C
  • Jenis tanah yang paling baik, jenis lempung berpasir, subur, kaya bahan organik, aerasi dan    drainase baik dan pH antara 6,8-7,3
  • Sinar matahari harus cukup
  • Cocok ditanam musim kemarau
PERSEMAIAN
Budidaya terong secara intensif dimulai dari persiapan media semai. Benih terong yang akan ditanam harus berasal dari benih hibrida sehingga hasil yang dicapai nanti lebih optimal. Disaat kita melakukan pemeraman benih terong dengan kertas basah maupun handuk lembab selama 24 jam, kita mempersiapkan media semai yang terdiri dari campuran tanah dan pukan (pupuk kandang) dengan perban-dingan 2 : 1. Penggunaan pestisida bahan aktif metalaksil (Saromyl 35 SD) sebagai pencegah jamur dapat menghindarkan bibit dari penyakit dumping off . Hasil campuran media tersebut dimasukkan ke dalam polybag dengan tinggi ± 8 cm dan diameter 5 cm.
PEMBIBITAN
  • Rendamlah benih dalam air hangat kuku selama 10 -15 menit
  • Bungkuslah benih dalam gulungan kain basah untuk diperam selama + 24 jam hingga     nampak mulai berkecambah
  • Sebarkan benih di atas bedengan persemaian menurut barisan, jarak antar barisan 10-15 cm
  • Siapkan campuran tanah dan pupuk kandang halus, kemudian masukkan benih satu persatu    ke polibag yang telah berisi campuran tanah dan pupuk kandang halus.
  • Tutup benih tersebut dengan tanah tipis
  • Permukaan bedengan yang telah disemai benih ditutup dengan daun pisang/ penutup lainnya
  • Setelah benih tampak berkecambah muncul, buka penutupnya
  • Siram persemaian pagi dan sore hari ( perhatikan kelembabannya )
  • Perhatikan serangan hama dan penyakit sejak di pembibitan jika di perlukan semprot dengan    pestisida
  • Bibit berumur 1-1,5 bulan atau berdaun empat helai siap dipindahtanamkan
PERSIAPAN LAHAN

Setelah 24 jam benih tersebut melalui proses pemeraman yang dicirikan dengan munculnya radikula (calon akar), maka benih tadi siap dipindahkan ke media semai menggunakan pinset dengan posisi radikula dibawah. Selama benih di persemaian , kita dapat melakukan persiapan tanam dengan mengolah tanah. Persiapan lahan diawali dengan pembajakan sekali agar lapisan tanah yang ada di atas berada di bawah dan sebaliknya. Selanjutnya lahan diairi dengan cara di-leb/digenangi secara merata. Penggenangan sebaiknya dilakukan 3-5 jam dan selanjutnya dilakukan pembajakan kedua kalinya agar pembuatan bedengan lebih mudah.
Untuk mencapai hasil maksimal, maka untuk pupuk dasar sebaiknya diberikan pupuk kandang sebanyak 15 kg/ 10 m2, dolomit 10-15 kg/ 10 m2, (khusus untuk tanah basah/tergenang/bersifat asam). Setelah pupuk kandang ditaburkan merata, maka ditambahkan pupuk urea dengan dosis 2,5 kg/10 tanaman, SP-36 3 kg/10 tanaman dan KCl 1,5 kg/10 tanaman. Jika kita menggunakan NPK maka pemberian dapat dilakukan dengan dosis 3 kg/10 tanaman. Setelah tanah dicampur dengan pupuk maka barulah dibentuk bedengan – bedengan membentuk single row (satu baris satu tanaman) dengan jarak antar tanaman 75 cm untuk selanjutnya dipasang mulsa hitam perak.


PENANAMAN
Benih yang telah disemai selama 25 hari setelah semai (HSS) dapat ditanam pada lubang tanam yang telah disediakan. Ciri dari bibit tanaman terong yang siap tanam adalah munculnya atau keluar 3 lembar helai daun sempurna atau mencapai tinggi ± 7,5 cm. Sebaiknya penanaman dilakukan pada sore hari setelah dilakukan penggenangan untuk mempermudah pemindahan dan masa adaptasi pertumbuhan awal.
Sistem tanam yang digunakan untuk terong adalah sistem single row, dengan jarak antara tanaman 75 cm. Bibit yang siap tanam dimasukkan kedalam lubang tanam yang ditugal sedalam 10-15 cm kemudian ditekan ke bawah sambil ditimbun dengan tanah yang berada di sekitar lubang mulsa sebatas leher akar (pangkal batang). Untuk menjaga dari serangan hama dapat diberikan insektisida bahan aktif carbofuran.

  • Waktu tanam yang baik musim kering, dan air tersedia
  • Pilih bibit yang tumbuh subur dan normal
  • Tanam bibit di lubang tanam secara tegak lalu tanah di sekitar batang dipadatkan
  • Siram lubang tanam yang telah ditanami hingga cukup basah (lembab)
PENGAIRAN
Dilakukan rutin tiap hari, terutama pada fase awal pertumbuhan dan cuaca kering, dapat di-leb/ direndam beberapa jam atau disiram dengan gembor. Jika di leb / direndam biasanya 3-4 hari tanah tetap basah, tetapi hal ini tergantung pada struktur dan tekstur tanahnya, jika tanahnya banyak mengandung pasir maka tanah akan cepat kering.
PENYULAMAN
  • Sulam tanaman yang pertumbuhannya tidak normal, mati atau terserang hama penyakit
  • Penyulaman maksimal umur 15 hari
PEMASANGAN AJIR (TURUS)
  • Lakukan seawal mungkin agar tidak mengganggu (merusak) sistem perakaran
  • Turus terbuat dari bilah bambu/ kayu dll setinggi 80-100 cm dan lebar 2-4 cm
  • Tancapkan secara individu dekat batang
  • Ikat batang atau cabang terong pada turus
PENYIANGAN
  • Rumput liar atau gulma di sekitar tanaman disiangi atau dicabut
  • Penyiangan dilakukan pada umur 15 hari dan 60-75 hari setelah tanam
PEMELIHARAAN
Pemeliharaan tanaman terong tidak berbeda dari tanaman lainnya, yaitu membutuhkan suplai air dan unsur hara yang cukup sehingga penyiraman yang teratur, maupun pemupukan susulan sangat perlu dilakukan.
Penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari selama seminggu pertama setelah tanam.
Sedangkan pupuk susulan diberikan pada tanaman umur 21 hst antara lain ZA dosis 2.5 – 3 gram/tanaman, SP-36 2.5 – 3 gram/tanaman, KCl sebanyak 1-1.5 gram/tanaman. Pupuk diberikan dipinggir tanaman dengan jarak 10 cm dari pangkal batang. Pupuk susulan kedua dilakukan pada umur 50 HST dengan pupuk NPK Grand S-15 dengan dosis 8-10 gram per tanaman. Pemupukan ke – IV yang terakhir yaitu NPK Grand-S 15 pada saat panen yang kedua dilakukan dengan dosis sebanyak 10 gram.

Disamping penyiraman dan pemupukan, pencegahan hama dan penyakit dapat dilakukan dengan menyemprotkan pestisida sesuai dengan ham atau penyakit yang menyerang . Sedangkan konsentrasinya disesuaikan dengan anjuran dan interval penyemprotan sisesuaikan dengan intensitas serangan dan kondisi lingkungan.
PEMANGKASAN ( PEREMPELAN )
Pangkas tunas-tunas liar yang tumbuh mulai dari ketiak daun pertama hingga bunga pertama juga dirempel untuk merangsang agar tunas-tunas baru dan bunga yang lebih produktif segera tumbuh
PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT  TERONG
H A M A
  • Kumbang Daun (Epilachna spp.)
    Gejala serangan adanya bekas gigitan pada permukaan daun sebelah bawah
    ,Bila serangan berat dapat merusak semua jaringan daun dan tinggal tulang-tulang daun saja. Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan kumbang, atur waktu tanam, jika jika diperlukan lakukan penyemprotan dengan Insektisida adapun merek bermacam-macam dapat di tanyakan ke toko pertanian terdekat.
  • Kutu Daun (Aphis spp.)
    Menyerang dengan cara mengisap cairan sel, terutama pada bagian pucuk atau daun-daun masih muda, akibatnya daun tidak normal, keriput atau keriting atau menggulung
    Aphis spp sebagai vektor atau perantara virus
    Cara pengendalian; mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, jika populasi Aphis banyak dapat di gunakan Insektisida dengan tipe ” Racun Contak ” , tetapi disarankan menggunakan Insektisida dengan tipe ” Racun Sistemik ” Jika ingin lebih aman gunakan Insektisida botani ‘ misalnya menggungkan Ekstrak Bawang putih, Aroma bawang putih tidak disukai oleh Aphis, tetapi penyemprotan ke-2 dst tidak terlalu berpengaruh terhadap Aphis.
  • Tungau ( Tetranynichus spp.)
    Serangan hebat musim kemarau. Menyerang dengan cara mengisap cairan sel tanaman, sehingga menimbulkan gejala bintik-bintik merah sampai kecoklat-coklatan atau hitam pada permukaan daun sebelah atas ataupun bawah.
    Cara pengendalian sama seperti pada pengen dalian kutu daun, disarankan menggunakan Insektisida dengan tipe ” Racun Sistemik “
  • Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon Hufn.)
    Bersifat polifag, aktif senja atau malam hari. Menyerang dengan cara memotong titik tumbuh tanaman yang masih muda, sehingga terkulai dan roboh, pada siang hari ulat bersembunyi, sehingga sangat sulit menemukan ulat Agritus ipsilon pada siang hari.
    Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan ulat, Lakukan penyemprotan dengan insektisida pada sore ( 17.00 ) atau pagi kurang dari 05.00, gunakan insektisida dengan tipe ” Racun perut “, jika menggukanan racun kontak semprot pada malam hari ketika ulat mulai muncul, tetapi perlu di pertimbangkan penyemprotan pada malam hari akan terkendala oleh penerangan.
  • Ulat Grayak (Spodoptera litura, F.)
    Bersifat polifag. Menyerang dengan cara merusak (memakan) daun hingga berlubang-lubang.
    Cara pengendalian; mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, mengumpulkan ulat, jika perlu gunakan Insektisida
  • Ulat Buah ( Helicoverpa armigera Hubn.)
    Bersifat polifag, menyerang buah dengan cara menggigit dan melubanginya, sehingga bentuk buah tidak normal, dan mudah terserang penyakit busuk buah.
    Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan buah terserang, lakukan pergiliran tanaman dan waktu tanam sanitasi kebun.
PENYAKIT
  •  Layu Bakteri
    Penyebab : bakteri Pseudomonas solanacearum. Bisa hidup lama dalam tanah
    Serangan hebat pada temperatur cukup tinggi
    Gejala serangan terjadi kelayuan seluruh tanaman secara mendadak, Sebenarnya serangan Layu bakteri bersifat lokal, seperti pembuluh Xylem / pembuluh angkut, tetapi karena menyerangya pada akar atau leher akar sehingga pasokan air dan hara tanaman dari tanah ke daun terhambat sehingga gejala yang muncul adalah kelayuan yang bersifat sistemik.Pengendaliannya : Atur jarak tanam, sehingga kelembaban tidak terlalu lembab. Lakukan pergiliran tanaman, jangan menanam tanaman yang berjenis Solanaceae seperti tomat, tembakau dll karena akan memperparah serangan. Gunakan Bakterisida
  • Busuk Buah
    Penyebab : jamur Phytophthora sp., Phomopsis vexans, Phytium sp.
    Gejala serangan adanya bercak-bercak coklat kebasahan pada buah sehingga buah busuk.
    Pengendalian : gunakan Fungisida
  • Bercak Daun
    Penyebab : jamur Cercospora sp, Alternaria solani, Botrytis cinerea
    Gejala bercak-bercak kelabu-kecoklatan atau hitam pada daun.
  • Antraknose
    Penyebab : jamur Gloesporium melongena
    Gejala bercak-bercak melekuk dan bulat pada buah lalu membesar berwarna coklat dengan titik-titik hitam
  • Busuk Leher akar
    Penyebab ; Sclerotium rolfsii
    Gejala pangkal batang membusuk berwarna coklat
  • Rebah Semai
    Penyebab : Jamur Rhizoctonia solani dan Pythium spp. Gejala batang bibit muda kebasah-basahan, mengkerut dan akhirnya roboh dan mati
    Cara pengendalian Penyakit: Tanam varietas tahan, atur jarak tanam dan pergiliran tanaman, perbaikan drainase, atur kelembaban dengan jarak tanam agak lebar, cabut
PANEN
Panen pertama terong dapat dilakukan saat tanaman berumur 30 hst atau sekitar 15 – 18 hst setelah munculnya bunga. Kriteria panen buah terong layak panen adalah daging belum keras, warna buah mengkilat, ukuran tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil. Sedangkan untuk terong jenis bulat kecil panen buah dapat dilakukan pada umur 10-15 hari setelah muncul bunga dengan ciri : buah kelihatan segar, warnanya cerah bagi terong tipe hijau dan belum berwarna kecoklatan bagi terong berwarna ungu, bila dipotong belum tampak biji yang berwarna kuning keemasan dan warna daging masih putih bersih.
Pemanenan dapat dilakukan seminggu dua kali sehingga total dalam satu musim dapat dilakukan 8 kali panen dengan potensi jumlah buah per tanaman bisa mencapai 21 buah. Setelah pemanenan yang ke delapan biasanya produksi mulai menurun baik kwalitas maupun kwantitasnya.
Read more ...
Designed By Uangmaya.com