Breaking News

Selasa, 03 April 2018

Ciri Ciri dan Klasifikasi Bunga Krisan

Bunga seruni, krisan, atau krisantemum adalah sejenis tumbuhan berbunga yang sering ditanam sebagai tanaman hias pekarangan atau bunga petik. Tumbuhan berbunga ini
mulai muncul pada zaman Kapur. Bunga krisan bukan merupakan tanaman asli Indonesia.
Bunga krisan adalah bagian dari tumbuhan suku kenikir-kenikiran atau Asteraceae yang mencakup bermacam-macam jenis Chrysanthemum.
Bunga nasional Jepang ini dalam bahasa Jepang disebut sebagai キク(kiku). Karena aromanya yang wangi. Bunga ini sering di tambahkan ke dalam teh agar lebih wangi dan nikmat.
Bunga krisan digolongkan dalam dua jenis yaitu jenis spray dan standard. Krisan jenis spray dalam satu tangkai bunga terdapat 10 - 20 kuntum bunga berukuran kecil . Sedangkan jenis standard pada satu tangkai bunga hanya terdapat satu kuntum bunga berukuran besar.
Bentuk bunga krisan yang biasa dibudidayakan sebagai bunga berukuran besar. Bentuk bunga krisan yang bisa dibudidayakan sebagai bunga potong adalah Tunggal, Anemone, Pompon, Dekoratif, Bunga besar
Bunga potong krisan ini banyak diminati adalah bunga yang mekar sempurna, penampilan yang sehat dan segar serta mempunyai tangkai batang yang tegar dan kekar, sehingga bunga potong menjadi awet dan tahan lama.
Krisan merupakan salah satu jenis bunga potong penting di dunia. Pada perdagangan tanaman hias dunia, bunga krisan merupakan salah satu bunga yang banyak diminati oleh beberapa negara Asia seperti Jepang, Singapore dan Hongkong, serta Eropa seperti Jerman, Perancis dan Inggris.
Krisan menempati urutan kedua setelah bunga mawar. Dari waktu ke waktu permintaan terhadap bunga krisan baik dalam bentuk bunga potong maupun dalam pot mengalami kenaikan.


Klasifikasi Bunga Krisan
Berdasarkan sistem taksonomi mahluk hidup, klasifikasi bunga krisan seperti yang tertera di Wikipedia.org adalah sebagai berikut :
Kingdom: Plantae
Divisi: Spermatophyta
Subdivisi: Angiospermae
Klas: Dicotiledonae
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Genus Crhysantemum
Spesies: Crhysantemum morifolium R. , Crhysantemum indicium, Crhysantemum roseum, Crhysantemum coccineum, dan masih banyak spesies lainnya

Ciri Ciri Bunga Krisan
Merujuk pada klasifikasinya, bunga krisan ternyata memiliki beberapa spesies yang cukup banyak. Ya, bunga Krisan memang cukup mudah mulai disilangkan oleh para penangkar dan pemulia tanaman. Adapun pengawinsilangan ini berguna untuk dapat menghasilkan lebih banyak hibrida dan kultivar baru bunga krisan yang lebih indah.

Kendati memiki banyak kultivar dan spesies, secara umum berdasarkan penggunaannya bunga krisan sebetulnya dapat dikategorikan menjadi tiga jenis yaitu krisan pot, garden mum, krisan kebun. Ketiganya memiliki ciri-ciri dan keunikannya masing-masing. Adapun ciri-cirinya ini tak terlepas dari ciri-ciri bunga krisan yang sudah umum. Ciri-ciri bunga krisan umum tersebut antara lain: 

1. Ciri Berdasarkan Akar 
Akar bunga krisan adalah akarr serabut. Perakaran ini biasanya dapat tumbuh dan masuk hingga kedalaman 30-40 cm dari permukaan tanah menyebar ke semua arah. Adapun lingkungan tanah yang kurang baik dapat mempengaruhi akar ini jadi mudah rusak. Oleh karena itu, jika Anda berminat untuk membudidayakannya, pastikan pilih media tanam yang benar-benar gembur. 

2. Ciri Berdasarkan Batang
Batang tanaman krisan memiliki tekstur lunak, tumbuh tegak, dan berwarna hijaum dengan bentuk membulat dan permukaannya kasar. Batang dari bunga ini juga dapat mengeras atau berkayu dengan warna hijau kecoklatan jika ia dibiarkan tumbuh terus.

3. Daun Bunga Krisan
Ciri khas bunga krisan sebetulnya dapat lihat dari bentuk daunnya. Seperti bisa dilihat pada gambar, daun bunga krisan memiliki bagian tepi yang bergerigi dan bercelah dengan tulang daun menyirip. Daun ini tersusun berselang-seling pada batang dan cabangnya. Ia tumbuh dengan bentuk lonjong, dilengkapi pangkal yang membulat dan ujung yang meruncing. Panjang daunnya ini berkisar antara 7 hingga 13 cm dengan lebar berkisar 3 hingga 6 cm.

4. Bunga Krisan
Bunga krisan akan tumbuh pada ujung batang dan tersusun di tangkai berukuran pendek sampai panjang. Jenis bunga krisan dikategorikan menjadi dua jenis yaitu krisan jenis spray dan krisan jenis standar. Untuk bunga krisan jenis spray biasanya dalam satu tangkai bunga ada 10 sampai 20 kuntum bunga yang ukurannnya kecil, sedangkan bunga Krisan jenis standar dalam satu tangkainya hanya terdapat satu kuntum bunga yang ukurannya besar. Kelopak bunga krisan berbentuk cawan dengan ujung runcing dan memilki garis tengah pada kelopak 3-5 cm.panjang bunganya berkisar 3-8 mm.

5. Buah dan Biji Bunga Krisan
Buah bunga krisan berbentuk lonjong, ukurannya kecil, dan ditutupi oleh selaput buah. Buahnya jika masih muda berwarna putih dan setelah tua akan berubah menjadi hitam. Buah krisan merupakan hasil penyerbukan dari bunga sehingga di dalamnya akan berisi banyak sekali biji. Adapun bijinya ini berukuran sangat kecil dengan bentuk lonjong. Biji inilah yang biasanya digunakan sebagai bahan tanam dalam budidaya bunga krisan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Uangmaya.com